Showing posts with label artikel maqdis (mukjizat-alquran-hadist). Show all posts
Showing posts with label artikel maqdis (mukjizat-alquran-hadist). Show all posts

Pengaruh Kecanggihan Ilmiah terhadap Masalah Fiqih Embriologi - ensiklopedia mukjizat alquran hadis


Pengaruh Kecanggihan Ilmiah terhadap Masalah Fiqih Embriologi - ensiklopedia mukjizat alquran hadis

Sebagian musuh-musuh Islam telah menyerang & mencederai Alquran juga hadis Nabi SAW melalui topik embriologi.

Ada tiga Argumen yang akan digunakan untuk menyanggah & menjelaskan ketidak benaran tuduhan musuh Islam :

1. Studi obyektif terhadap semua teks Alquran & Hadist yang memuat topik ini

2. Mendeskripsikan masa janin dari segi bahasa & penjelasan para ahli tafsir, kemudian dilanjutkan dengan deskripsi tentang hakikat ilmiah embriologi manusia

3. Pemahaman tentang ditiupkan roh kepada janin harus berdasarkan pada pemahaman terhadap teks agama, sebagaimana dicontohkan oleh dalil-dalil yang kuat. Jika ada kajian ilmiah maka dijadikan sebagai dalil sekunder dan dalil yang sifatnya dugaan

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الإنْسَانَ مِنْ سُلالَةٍ مِنْ طِينٍ
ثُمَّ جَعَلْنَاهُ نُطْفَةً فِي قَرَارٍ مَكِينٍ
ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَامًا فَكَسَوْنَا الْعِظَامَ لَحْمًا ثُمَّ أَنْشَأْنَاهُ خَلْقًا آخَرَ فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.

Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).

Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Suci lah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.

(QS. Al-Mukminun 23:12-14)


Titik Penting Pembahasan
A. Fase Nuthfah (Sperma)

Nuthfah menurut arti = Air yang sedikit
menurut hukum agama = Air sperma pria & wanita
seperti yang dijelaskan dalam hadis “Segalanya tercipta dari (nuthfah) sperma pria & wanita” (HR. Muslim)

Alquran menyebutnya

إِنَّا خَلَقْنَا الإنْسَانَ مِنْ نُطْفَةٍ أَمْشَاجٍ نَبْتَلِيهِ فَجَعَلْنَاهُ سَمِيعًا بَصِيرًا

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat (QS. Al-Insan 76:2)

Cairan ini memiliki ciri pergerakan cepat, seperti tetesan air sebenarnya.
Fase ini berakhir dengan menempelnya sekumpulan sel-sel muda di selaput lendir rahim pada minggu pertama pembuahan. Ia tetap berbentuk tetesan air, meskipun jauh lebih pekat. Lalu ia memasuki fase baru, alaqah

B. Fase Alaqah (Segumpal darah)
Alaqah menurut ahli tafsir = menempel pada sesuatu, alaqah juga diacu pada darah secara umum, darah yang sangat merah dan darah yang beku.

Hal ini sesuai dengan bukti ilmiah karena pada masa ini (sepanjang minggu 3) nuthfah berbentuk darah merah yang kental.

Alaqah juga berarti lintah yang menghisap darah dan hidup pada kolam (genangan air), ia mencari makan pada darah binatang dengan cara menempel.

Para ahli tafsir (seperti Ibnu Katsir) kondisi janin pada masa ini berbentuk darah yang memanjang dan berwarna sangat merah karena adanya darah beku.

Kondisi ini sesuai dengan bentuk terakhir dari fase ini.

C. Fase Mudhgah (Segumpal Daging)
Pada awal minggu keempat jantung mulai berdenyut (hari ke 22)
Menurut Ibnu Katsir & Al-Lusi mudhgah = seperti potongan daging, tidak berbentuk & tidak lebih dari ukuran daging yang ditelan seseorang.

Hal ini sesuai dengan kondisi janin pada fase ini, yaitu sebesar biji kacang, permukaannya tampak dari luar dan telah tumbuh benjolan-benjolan, gumpalan badan, dada dan perut, sebagaimana terbentuk sebagian anggota tubuh bagian dalam beserta perlindungannya.


ثُمَّ مِنْ مُضْغَةٍ مُخَلَّقَةٍ وَغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ

kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna (QS Al Hajj 22:5)

Ibnu Asyur & Ar-Razi berpendapat fase mudhgah sebagai awal penciptaan.

Ini diperkuat oleh teori Embriologi yang mengatakan bahwa awal penciptaan dimulai pada minggu keempat. Fase ini berakhir menjelang berakhirnya minggu keenam.


D. Fase Izham (Tulang)
Fase ini ditandai dengan adanya kerangka tulang rawan, terjadi pada awal minggu ketujuh. Badan mulai mengeras, kepala semakin jelas dan ujung-ujung badan mulai terlihat.

فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَامًا فَكَسَوْنَا الْعِظَامَ لَحْمًا

dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging (QS Al-Mukminun 23:14)

Para ulama tafsir (Asy-Syaukani, Ibnu Katsir, Al-Lusi : Allah SWT menciptakannya mengeras, memiliki kepala, tangan, kaki yang dilengkapi dengan tulang, jari & otot, lalu menumbuhkan daging pada setiap tulang.

Hal ini sesuai dengan Teori Embriologi yang mengatakan bahwa tulang diciptakan pertama kali lalu dibungkus dengan otot pada akhir minggu 7 & sepanjang minggu 8.
Menurut para ahli kandungan setelah itu fase janin (marhalah janiniyah) berakhir. Dari pantauan Ultrasonografi, semua susunan dalam dan luar yang ada pada orang dewasa sudah tercipta pada minggu ke 4 s/d 8 usia janin.

E. Fase Tumbuhnya Makhluq Baru
Fase ini mulai pada minggu kesembilan. Pada minggu ini janin berkembang lambat sampai minggu ke 12, setelah itu berkembang pesat sekali hingga berakhirnya kehamilan.
Fase ini juga ditandai dengan kesiapan anggota badan melakukan fungsinya & bisa bergerak/bergoyang. Menurut sebagian besar ahli tafsir, fase ini juga ditandai dengan karakteristik ditiupkannya roh.

Ahli kandungan menyebut fase ini fase kehamilan (marhalah hamiliyah), Alquran menyebutnya marhalah an-nasy’ah khalqan akhar.

الَّذِي خَلَقَكَ فَسَوَّاكَ فَعَدَلَكَ
فِي أَيِّ صُورَةٍ مَا شَاءَ رَكَّبَكَ

Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh) mu seimbang O dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuh-mu. (QS. Al-Infithar 82:7-8)

E. Fase Tumbuhnya Makhluq Baru
Apa yang diuraikan Alquran sesuai dengan apa yang ditemukan dalam embriologi, periode penyempurnaan penciptaan terjadi pada periode kehamilan setelah minggu ke 8, ditandai janin memanjang dan anggota badan siap melakukan tugasnya, kemudian janin berubah bentuk secara alamiah, juga pada ukuran badannya.

Abdul Majid Az-Zindani adalah orang pertama yang meneliti hadist-hadist yang membicarakan topik ini. Bukti dan realita mengatakan bahwa tidak benar pendapat yang mengatakan bahwa jangka waktu masing-masing fase nuthfah, alaqah hingga mudgah adalah 40 hari.

Dalil yang mendasarinya :

Hadist Ibnu Mas’ud yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari & Muslim, terdapat tambahan kata fi dzalika (sebelum kata alaqah & Mudgah) pada redaksi muslim, sehingga riwayat itu menjadi lengkap.

Alquran menyebut bahwa tulang terbentuk setelah mudhgah. Juga hadist dari Hudzaifah mengatakan bahwa penciptaan tulang dimulai setelah malam ke 42 sejak terjadi fase nuthfah amsyaj. Hal ini juga sejalan dengan teori embriologi yang mengatakan bahwa tulang terbentuk setelah minggu ke 6

Menurut Az-Zamalkani, Riwayat Al-Bukhari mengenai redaksi “digabungkan dalam perut ibunya” adalah ditentukan dan diproses.

Dalam aturan Bahasa Arab, kata tsumma berarti urutan yang berjeda dengan informasi sebelum dan sesudahnya. Arti ini berubah jika ada ketentuan lain yang menunjukan arti lain, seperti pada Firman Allah :

ذَلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
ثُمَّ آتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ

Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertakwa O Kemudian Kami telah memberikan Al Kitab (Taurat) kepada Musa..(QS Al-An’am 6:153-154)

Ada kata nuthfah yang disusupkan pada redaksi Al-Bukhari “Sesungguhnya masing-masing kalian digabungkan penciptaannya di dalam perut ibunya 40 hari sebagai nuthfah”. Kata nuthfah sebenarnya tidak terdapat pada riwayat Al-Bukhari juga pada riwayat sahih lainnya.


Para ulama bersepakat bahwa janin ditiupkan roh setelah fase mudhgoh sempurna. Sejauh ini tidak ditemukan hadis sahih tentang itu selain hadis yang diriwayatkan Al-Bukhari & Muslim.

Juga berdasarkan ayat QS. Al-Sajadah 32:9 :

ثُمَّ سَوَّاهُ وَنَفَخَ فِيهِ مِنْ رُوحِهِ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالأبْصَارَ وَالأفْئِدَةَ قَلِيلا مَا تَشْكُرُونَ

Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh) nya roh (ciptaan) -Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.

Namun pastinya kapan ditiupkannya roh tidak dapat dipastikan, ada yang berpendapat pada fase “pertumbuhan makhluq lain”, setelah fase tulang & pembukusannya. Wallahua’lam

Namun demikian ada tanda-tanda telah ditiupkannya roh, yaitu:
Kondisi tidurnya bayi
Adanya gerakan refleks

Peralatan modern mampu melihat gerakan badan janin pada usia sebelum 120 hari!!!, seperti gerakan bernafas, gerakan sendi, detak jantung, lensa mata, tegukan, dll. Gerakan seperti ini merupakan gerakan spontan yang bukan dorongan syaraf inti karena setiap kali ada gerakan kondisi rangkaian syaraf tetap normal.

SEHINGGA gugurlah pendapat yang mengatakan bahwa peniupan roh tidak terjadi sebelum 4 bulan.

Sekarang menjadi jelas kesesuaian antara teori ilmiah/kajian embriologi dengan keterangan Alquran Hadist. Lalu siapakah yang memberitahukan Rasulullah? Yang tidak ada seorangpun yang tau bahkan puluhan abad setelahnya?

سَنُرِيهِمْ آيَاتِنَا فِي الآفَاقِ وَفِي أَنْفُسِهِمْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُ الْحَقُّ

(QS. Fushshilat 41:53)

Selengkapnya mengenai artikel Pengaruh Kecanggihan Ilmiah terhadap Masalah Fiqih Embriologi ini ada di Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis Jilid I tentang Kemukjizatan Fakta Sejarah dalam Alquran.


Lebih lanjut lihat :

Proses Penciptaan Nabi Adam - Ensiklopedia Mukjizat Alquran Hadis

Proses Penciptaan Nabi Adam - Ensiklopedia Mukjizat Alquran Hadis

إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ

Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama (QS. Fathir 35:28)

Posisi kita sesuai dengan kadar pengetahuan kita tentang agama kita, tentang ciptaan Allah & tentang kekuasaan Allah Swt.

Lalu siapakah yang berbuat dalam Penciptaan Nabi Adam As?

قَالَ يَا إِبْلِيسُ مَا مَنَعَكَ أَنْ تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّ

Allah berfirman: "Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku (QS. Shad 38:75)





“Allah menciptakan Adam dari segenggam tanah dari semua jenis tanah. Anak cucu Adam sendiri diciptakan sesuai dari kadar tanah yang menjadi bahan penciptaannya” (HR Abu Dawud, Al-Tirmidzi & Ahmad)

Karakter manusia bermacam-macam sesuai dengan asal sifat bumi yang menjadi bahan dasarnya:

Fleksibel Tanah subur
Keras  Tanah kering atau seperti batu keras

Ada yang berwarna putih, hitam dan merah yang mencerminkan kareakter anak cucu Adam

سَنُرِيهِمْ آيَاتِنَا فِي الآفَاقِ وَفِي أَنْفُسِهِمْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُ الْحَقُّ

Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri


Proses Penciptaan Kita diringkas dari Ensiklopedia mukjizat Alquran dan Hadis

هَلْ أَتَى عَلَى الإنْسَانِ حِينٌ مِنَ الدَّهْرِ لَمْ يَكُنْ شَيْئًا مَذْكُورًا

Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedang dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut? (QS. Al-Insan 76:1)

Allah bertanya kepada kita agar kita berpikir.
Renungkan kata ‘masa’ yang tidak menjelaskan waktu satu atau dua hari saja.
Lalu siapa yang telah menjadikan kita di dunia ini?
Dari apa kita diciptakan?


أَوَلَمْ يَرَ الإنْسَانُ أَنَّا خَلَقْنَاهُ مِنْ نُطْفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُبِينٌ

Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata! (QS. Yasin 36:77)


Ternyata kita masih berani menentang Allah!!!


وَضَرَبَ لَنَا مَثَلا وَنَسِيَ خَلْقَهُ قَالَ مَنْ يُحْيِي الْعِظَامَ وَهِيَ رَمِيمٌ
قُلْ يُحْيِيهَا الَّذِي أَنْشَأَهَا أَوَّلَ مَرَّةٍ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ

Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?“
Katakanlah: "Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk (QS Yasin 36:78-79)


Ringkasan proses penciptaan yang diringkas dari buku Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis

Pada saat ejakulasi, spermatozoa itu terdorong dan bergerak mengarah ke rahim, siapakah yang menunjukan jalannya?
Dari sekitar 500 juta hanya 500 spermatozoa saja yang bisa mencapai rahim dan 1 (satu) spermatozoa saja yang bisa menembus sel telur.
“Tidak semua sperma menjadi anak” (HR Muslim dan Ahmad)

Allah yang menciptakan spermatozoa dan sekaligus menunjukan jalannya hingga bertemu sel telur.

قَالَ رَبُّنَا الَّذِي أَعْطَى كُلَّ شَيْءٍ خَلْقَهُ ثُمَّ هَدَى

Musa berkata: "Tuhan kami ialah (Tuhan) yang telah memberikan kepada tiap-tiap sesuatu bentuk kejadiannya, kemudian memberinya petunjuk.(QS Thaha 20:50)

وَأَنَّهُ خَلَقَ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالأنْثَى
مِنْ نُطْفَةٍ إِذَا تُمْنَى

dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan laki-laki dan perempuan,
dari air mani, apabila dipancarkan (QS. Al-Najm 53:45-46)


Diketahui dari Ilmu Embriologi bahwa Fisik spermatozoa menyatu dengan fisik sel telur agar bisa menjadi sperma yang bercampur antara keduanya.

Lalu siapa yang mengajarkan nabi(14 abad yang lalu)? Kalau buka Allah Swt melalui firmannya:

إِنَّا خَلَقْنَا الإنْسَانَ مِنْ نُطْفَةٍ أَمْشَاجٍ نَبْتَلِيهِ فَجَعَلْنَاهُ سَمِيعًا بَصِيرًا

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat. (QS Al-Insan 76:2)


Spermatozoa bertemu dengan sel telur di dalam rahim
Tempat ini dilindungi oleh tulang-tulang panggul (pelvis) yang diperkuat oleh otot dan ikatan dari segala sisi untuk melindungi rahim secara prima. Tulang pelvis hanya dimiliki oleh kaum wanita.

ثُمَّ جَعَلْنَاهُ نُطْفَةً فِي قَرَارٍ مَكِينٍ
Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim) (QS. Al-Mukminun 23:13)


Janin dalam rahim juga dilindungi oleh plasenta, oleh rahim dan perut ibu.

يَخْلُقُكُمْ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ خَلْقًا مِنْ بَعْدِ خَلْقٍ فِي ظُلُمَاتٍ ثَلاثٍ ذَلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ

Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan Yang mempunyai kerajaan (QS. Al-Zumar 39:6)

اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُمْ ثُمَّ رَزَقَكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْ هَلْ مِنْ شُرَكَائِكُمْ مَنْ يَفْعَلُ مِنْ ذَلِكُمْ مِنْ شَيْءٍ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ

Allah-lah yang menciptakan kamu, kemudian memberimu rezeki, kemudian mematikanmu, kemudian menghidupkanmu (kembali). Adakah di antara yang kamu sekutukan dengan Allah itu yang dapat berbuat sesuatu dari yang demikian itu? Maha Sucilah Dia dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan (QS. Al-Rum 30:40)

Apakah kita masih bisa jauh dan mengingkari Allah SWT setelh Allah SWT menciptakan kita dari sperma yang hina yang jika terkena angin sedikit angin saja akan mati???


فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ

Maka Maha Suci lah Allah, Pencipta Yang Paling Baik (QS. Al-Mu’minun 32:14)


Selengkapnya mengenai artikel Proses Penciptaan Nabi Adam ini ada di Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis Jilid I tentang Kemukjizatan Fakta Sejarah dalam Alquran.


Lebih lanjut lihat :

Embriologi dalam Alquran - Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis

Embriologi dalam Alquran - Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis

Kenapa kajian tentang embriologi dalam Alquran menjadi penting?

1. Untuk menambah kualitas iman
2. Diperintahkan oleh agama untuk mempelajari embriologi

قُلْ سِيرُوا فِي الأرْضِ فَانْظُرُوا كَيْفَ بَدَأَ الْخَلْقَ

Katakanlah: "Berjalanlah di (muka) bumi, maka perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya (QS. Al Ankabut 29:20)

3. Pengetahuan tentang janin merupakan salah satu disiplin ilmu yang paling efektif untuk menambah keyakinan terhadap hari kebangkitan & hari perhitungan amal

Seperti pada ayat di atas (QS. Al Ankabut 29:20)

فَلْيَنْظُرِ الإنْسَانُ مِمَّ خُلِقَ
خُلِقَ مِنْ مَاءٍ دَافِقٍ
يَخْرُجُ مِنْ بَيْنِ الصُّلْبِ وَالتَّرَائِبِ

Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan?
Dia diciptakan dari air yang terpancar,
yang keluar dari antara tulang sulbi dan tulang dada (QS Al Thariq 86:5-7)

أَوَلَمْ يَرَ الإنْسَانُ أَنَّا خَلَقْنَاهُ مِنْ نُطْفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُبِينٌ
وَضَرَبَ لَنَا مَثَلا وَنَسِيَ خَلْقَهُ قَالَ مَنْ يُحْيِي الْعِظَامَ وَهِيَ رَمِيمٌ
قُلْ يُحْيِيهَا الَّذِي أَنْشَأَهَا أَوَّلَ مَرَّةٍ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ

Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata!
Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?“
Katakanlah: "Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk (QS. Yasin 36:77-79)


وَهُوَ الَّذِي يَبْدَأُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُ وَهُوَ أَهْوَنُ عَلَيْهِ

Dan Dialah yang menciptakan (manusia) dari permulaan, kemudian mengembalikan (menghidupkan) nya kembali, dan menghidupkan kembali itu adalah lebih mudah bagi-Nya. (QS Al-Rum 30-27)

4. Karena mencintai Alquran dan Sunnah. Setiap ilmu yang benar & bermanfaat dapat dikorelasikan dengan Alquran dan hadist. Seorang muslim secara syariat dituntut untuk mengkaji Alquran dan hadis, juga mengurai khazanah-khazanah yang terkandung di dalamnya serta mempraktekannya dalam kehidupan

5. Sekarang ini zaman Ilmu Eksakta, Ilmu Agama & Bahasa. Kita harus mampu menjawab secara ilmiah setiap serangan non muslim. Semoga ini menjadi pengantar untuk mengimankan mereka & menjadi penambah keimanan bagi kaum Muslimin

Alam Janin dalam Sejarah manusia

Lebih dari 1300 tahun setelah masa Rasulullah Saw banyak asumsi keliru tentang embriologi di kalangan orang awam dan para ilmuan:

Pertama, Teori Janin sebelum memiliki bentuk (preformation theory), berpendapat bahwa janin mengalami perkembangan bentuk di dalam rahim mulai dari kecil terus membesar hingga sempurna.

Kedua, Teori Janin memiliki bentuk tersendiri. Dalam teori ini, janin tumbuh dengan kemiripan salah satu dari kedua orang tuanya, bukan kedua-duanya.

Aliran I : Janin akan mirip ibunya, bukan bapaknya

Sub-1 : Pertumbuhan Janin berasal dari darah menstruasi
Sub- 2 : Janin itu merupakan bentuk yang terpisah dari rahim (William Harvey -1651)
Sub- 3 : Janin berkembang sesuai bentuknya dalam sel telur wanita, kemudian ia membesar dengan bantuan sperma pria (Nicholas M -1675)


Salah seorang pakar Embriologi dari Kanada bernama KETHMORE dalam sebuah Konferensi International tahun 1989 mengatakan “Deskripsi perkembangan janin di kuliah kedokteran sebaiknya mengacu pada istilah yang ada dalam Alquran, karena merupakan deskripsi yang paling valid dan lebih mengungkapkan perkembangan janin pada setiap tahapannya”

Awal Penciptaan - Embriologi dalam Alquran

Dari Ilmu tentang janin diketahui bahwa :
Pertama, Terciptanya makhluk pada mulanya adalah hasil dari bersatunya dua unsur yaitu pria & wanita secara bersamaan.

إِنَّا خَلَقْنَا الإنْسَانَ مِنْ نُطْفَةٍ أَمْشَاجٍ نَبْتَلِيهِ فَجَعَلْنَاهُ سَمِيعًا بَصِيرًا

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat (QS. Al-Insan 76:2)

Amsyaz bersinonim dengan akhlath  sperma yang bercampur

نُطْفَةٍ  tunggal, أَمْشَاجٍ  jamak

“Manusia diciptakan dari sperma pria dan sperma wanita” (HR Ahmad)

Kepala spermatozoa masuk ke dalam ovum wanita sehingga membesar dan berpindah. Komposisinya meliputi 23 kromosom (Y+22) atau (X+22).
Kromosom-kromosom ini meliputi sekitar 100 ribu genetika manusia yang dapat menentukan mayoritas sifat keturunan manusia. Jumlahnya mencapai sekitar 3 milyar huruf turunan!!!

Allah SWT telah menakdirkan sifat-sifat turunan untuk makhluqNya. Takdir Allah SWT terhadap janin ini telah ditetapkan seketika pada awal mula ia diciptakan. Sunggung mengagumkan bahwa Alquran telah menyingkap tirai kebenaran yang mencengangkan ini dalam Firman Allah:

مِنْ نُطْفَةٍ خَلَقَهُ فَقَدَّرَهُ

Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya (QS. Abasa 80:19)


Kedua, tidak semua telur (ovum) atau sperma pria yang keluar menuju rahim wanita dapat mendorong terjadinya janin
Hanya satu spermatozoa saja yang berhasil menembus sekat-sekat penghalang yang mengitari sel telur, ia masuk ke dalam sitoplasma sel telur yang berjalan cepat dengan memisahkan enzim-enzim lainnya yang dapat menghalangi spermatozoa lainnya dalam menembus sel telur.

Ketiga, janin tidak ditemukan dalam bentuknya. Kemudian ia membesar & diciptakan secara bertahap


مَا لَكُمْ لا تَرْجُونَ لِلَّهِ وَقَارًا
وَقَدْ خَلَقَكُمْ أَطْوَارًا



Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran Allah?
Padahal Dia sesungguhnya telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan kejadian (QS Nuh 71:13-14)

يَخْلُقُكُمْ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ خَلْقًا مِنْ بَعْدِ خَلْقٍ فِي ظُلُمَاتٍ ثَلاثٍ

Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan (QS Al-Zumar 39:6)



Ketiga prinsip (embriologi dalam alquran) di atas telah menghancurkan semua persepsi & asumsi asumsi keliru sejak masa Aristoteles hingga abad ke 18


LADANG
Pada akhir minggu pertama setelah pembuahan, sel-sel tersebut (sel telur yang telah dibuahi) sampai pada tempatnya yang sesuai, yaitu tertanam pada dinding rahim.

Menurut Embriologi dalam Alquran, manusia sama dengan bibit tanaman. Sebelum benih ditanam, ladang butuh untuk diratakan dan dibabat dibagian permukaannya, hal ini sama seperti proses siklus bulanan pada selaput lendir rahim. Dengan begitu, lapisan tersebut memiliki kondisi terbaik saat penanaman benih.

نِسَاؤُكُمْ حَرْثٌ لَكُمْ فَأْتُوا حَرْثَكُمْ أَنَّى شِئْتُمْ

Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki (QS Al-Baqarah 2:223)

SEGUMPAL DARAH
Pada minggu kedua, lapisan janin bagian dalam terbagi menjadi dua lapisan (bilaminar), pada saat yang sama bagian luar menempel pada dinding rahim dengan perantara tangkai penghubung.
Pada minggu ketiga, lapisan ketiga berada diantara dua lapisan. Maka tiga lapisan telah lengkap, semua anggota tubuh akan tumbuh.
Janin dalam bentuk lintah berenang dalam cairan yang banyak & menerima makanan dengan menempel pada dinding rahim. Hal ini juga sangat tepat dengan apa yang disebutkan dalam Ilmu Embriologi dalam Alquran;

خَلَقَ الإنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ

Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah (QS. Al-Alaq 96:2)

ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً

Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah (QS. Al-Mukminun 23:14)


SEGUMPAL DAGING

Mulai hari ke 24 pada minggu ke-4 hingga ke-6, salah satu bagian tulang belakang janin akan tampak tonjolan. Bentuk luar janin akan melengkung karena ada proses pertumbuhan dalam tubuh janin.
Pada tahapan ini, kondisi janin mirip dengan segumpal daging dengan panjang 1-2 cm, Hal ini juga sudah ditegaskan dalam Alquran 15 abad yang lalu (embriologi dalam Alquran)

فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً

lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging (QS. Al-Mukminun 23:14)


BENTUK YANG SEMPURNA DAN YANG TIDAK

Pada tahapan segumpal daging, kelengkapan anggota janin meliputi cikal bakal semua anggota tubuh telah sempurna (cikal bakal alat sirkulasi, pernafasan, pencernaan, dan alat pembuangan), tetapi detilnya akan sempurna pada tahapan kemudian.

Sebagian sel telah menemukan bentuk khususnya dan sebagian lagi masih belum berbentuk secara khusus (belum dapat diidentifikasi)

ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِنْ مُضْغَةٍ مُخَلَّقَةٍ وَغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ

kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna (QS. Al-Hajj 22:5)

Bentuk janin dalam keadaan segumpal daging terjadi pada akhir minggu keenam (40-42 hari). Penciptaan tulang pada janin dimulai pada minggu ke tujuh. Selama dua minggu sebelumnya pembentukan tulang rawan mendominasi.

“Sesungguhnya penciptaan salah seorang kalian dikumpulkan dalam perut ibunya selama 40 hari” (HR Muslim)

فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَامًا

dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang (QS. Al-Mukminun 23:14)


Tulang Dibungkus Daging

Penciptaan tulang belulang terjadi pada minggu ketujuh. Kemudian langsung diikuti oleh dibungkusnya tulang dengan daging pada minggu kedelapan. Kenyataan tentang perkembangan embriologi ini juga sudah ada dalam Alquran;


فَكَسَوْنَا الْعِظَامَ لَحْمًا

lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging (QS. Al-Mukminun 23:14)


Setiap daging dan tulang tersebut terbentuk mulai dari rangka-rangka yang terdapat pada dua sisi cikal bakal tulang belakang. Proses ini terjadi pada tahapan segumpal daging.
Kemudian sel-sel awal yang terdiri dari unsur-unsur pembentukan tulang menyebar. Hal ini diikuti oleh penyebaran sel-sel awal yang terdiri dari unsur-unsur pembentukan daging. Berikutnya, daging yang membungkus tulang belulang akan membentuk tulang.

Menjadi Manusia Baru

Berikut tahapan sampai menjadi manusia :

Awalnya jarak dua mata janin saling berjauhan pada dua sisi kepala. Letak kedua telinganya sampai ke bawah dan hidung berbentuk dua lubang yang saling berjauhan, mulutnyapun terbuka lebar.

Pada akhir minggu ketujuh dari usia kehamilan, kedua mata janin pada sisi kepala dengan letak lebih bawah dari tempat yang biasa

Pada akhir bulan ketiga panjang janin sekitar 7 cm terus bertambah hingga 50 cm pada akhir kehamilan.


Ciri yang menonjol pada perkembangan janin :

Masa pertumbuhan janin berjalan dengan cepat, baik tinggi maupun beratnya mulai dari segumpal daging.

Pada akhir minggu ketujuh sampai menjadi seorang bayi yang telah sempurna pertumbuhannya, panjang janin sekitar 2-3 cm berat sekitar 5 gram menjadi panjang 50 cm dengan berat sekitar 3 kg.

Ia tumbuh cepat sekali & pada usia berikutnya pertumbuhan ini tidak akan terulang. Mengenai hal ini juga ternyata telah ditegaskan dalam Alquran 15 abad yang lalu.

ثُمَّ أَنْشَأْنَاهُ خَلْقًا آخَرَ فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ

Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Suci lah Allah, Pencipta Yang Paling Baik (QS. Al-Mukminun 23:14)

Nasy-ah : pertumbuhan (tumbuh dengan terus bertambah)
Setiap organ yang tadinya belum sempurna menjadi seimbang, ukuran kepala, ukuran & lokasi mata, telinga, hidung, mulut.
Begitu juga dengan organ tubuh janin bagian dalam, pembentukan testis, indung telur dan organ lainnya. Proses ini dikenal dalam embriologi perpindahan organ tubuh.

Teori Embriologi dalam Alquran tidak hanya mengungkapkan pertumbuhan dan proses penyempurnaan sebagai salah satu tahapan dalam perkembangan janin, tetapi menempatkan proses itu dengan urutan masa yang benar sebagai tahapan terakhir dalam penciptaan janin sebelum lahir.

يَا أَيُّهَا الإنْسَانُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ الْكَرِيمِ
الَّذِي خَلَقَكَ فَسَوَّاكَ فَعَدَلَكَ

Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah. Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh) mu seimbang (QS. Al-Infithar 82:6-7)

Keluar dengan mudah

Awalnya leher rahim dalam keadaan tertutup, karena kalau terbuka maka akan keguguran.

Namun saat pertama kali proses persalinan, pemisahan hormon mengakibatkan reaksi terhadap tempat keluar janin ini, leher rahim mulai mengendur, elastis, dan lentur. Pada saat yang sama organ rahim mulai mengerut secara berturut-turut untuk mendorong janin keluar.

Janin sendiri tidak keluar sesuai dengan bentuknya. Disekitarnya terdapat sebuah kantung yang penuh dengan air (ketuban), tujuannya agar air itu mendorong janin keluar, membasuh tempat keluarnya janin & mencegah bayi dari penyakit.

Saat keluar janin akan bergerak dengan gerakan setengah lingkaran secara elastis. Dengan gerakan ringan tetapi pasti secara berulang kali secara sempurna janin dapat keluar dari rahim.

Kejadian-kejadian ini juga ditegaskan dalam Alquran ketika berbicara tentang embriologi (embriologi dalam Alquran)

ثُمَّ السَّبِيلَ يَسَّرَهُ O مِنْ نُطْفَةٍ خَلَقَهُ فَقَدَّرَهُ
Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya. Kemudian Dia memudahkan jalannya (QS. Abasa 80:19-20)

وَقُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِ سَيُرِيكُمْ آيَاتِهِ فَتَعْرِفُونَهَا وَمَا رَبُّكَ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ

Dan katakanlah: "Segala puji bagi Allah, Dia akan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kebesaran-Nya, maka kamu akan mengetahuinya. Dan Tuhanmu tiada lalai dari apa yang kamu kerjakan“ (QS. Al-Naml 27:93)


Selengkapnya mengenai artikel Embriologi dalam Alquran ini ada di Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis Jilid II tentang Kemukjizatan Penciptaan Manusia.


Lebih lanjut lihat :

Nabi, ciri ummat, dan tempat dakwah Nabi Muhammad SAW dalam Taurat - ensiklopedia mukjizat alquran dan hadis

Nabi, ciri ummat, dan tempat dakwah Nabi Muhammad SAW dalam Taurat - ensiklopedia mukjizat alquran dan hadis sebagai berikut;

الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الرَّسُولَ النَّبِيَّ الأمِّيَّ الَّذِي يَجِدُونَهُ مَكْتُوبًا عِنْدَهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَالإنْجِيلِ يَأْمُرُهُمْ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَاهُمْ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ وَيَضَعُ عَنْهُمْ إِصْرَهُمْ وَالأغْلالَ الَّتِي كَانَتْ عَلَيْهِمْ فَالَّذِينَ آمَنُوا بِهِ وَعَزَّرُوهُ وَنَصَرُوهُ وَاتَّبَعُوا النُّورَ الَّذِي أُنْزِلَ مَعَهُ أُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang umi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang makruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Qur'an), mereka itulah orang-orang yang beruntung. (QS Al-A’raf 7:157)

Teks Taurat yang sekarang, terutama di Kitab Yesaya Ishah 59-63, menginformasikan tentang tanah baru yang akan menjadi tempat untuk imam di bumi ini.
Semua penjelasan itu jelas mengacu pada Muhammad Saw, tempat dakwahnya dan gambaran umatnya.

Dari Kamus Ancient Route (Rute Klasik) menyebut bahwa Edom mencakup wilayah dari ujung selatan Laut Mati memanjang hingga ke padang sahara Arabia. Ia memanjang sejauh itu agar mencakup semua daerah yang berada di Pantai Timur Laut Merah

Selengkapnya mengenai artikel Nabi, ciri ummat, dan tempat dakwah Nabi Muhammad SAW dalam Taurat ini ada di Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis Jilid I tentang Kemukjizatan Fakta Sejarah dalam Alquran.


Lebih lanjut lihat :

Kabar Gembira Diutusnya Nabi Muhammad SAW dalam Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis

Kabar Gembira Diutusnya Nabi Muhammad SAW dalam Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis sebagai berikut;

وَإِذْ أَخَذَ اللَّهُ مِيثَاقَ النَّبِيِّينَ لَمَا آتَيْتُكُمْ مِنْ كِتَابٍ وَحِكْمَةٍ ثُمَّ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مُصَدِّقٌ لِمَا مَعَكُمْ لَتُؤْمِنُنَّ بِهِ وَلَتَنْصُرُنَّهُ قَالَ أَأَقْرَرْتُمْ وَأَخَذْتُمْ عَلَى ذَلِكُمْ إِصْرِي قَالُوا أَقْرَرْنَا قَالَ فَاشْهَدُوا وَأَنَا مَعَكُمْ مِنَ الشَّاهِدِينَ

Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil perjanjian dari para nabi: "Sungguh, apa saja yang Aku berikan kepadamu berupa kitab dan hikmah, kemudian datang kepadamu seorang rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, niscaya kamu akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya". Allah berfirman: "Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjian-Ku terhadap yang demikian itu?" mereka menjawab: "Kami mengakui". Allah berfirman: "Kalau begitu saksikanlah (hai para nabi) dan Aku menjadi saksi (pula) bersama kamu".
QS. Ali Imran 3:81

Naskah Taurat dalam Bahasa Ibrani menyebut dengan jelas nama Muhamad sampai hari ini, yaitu dalam Kitab Ishah V paragraf ke 16 “Ucapannya termanis, dialah Muhammad yang agung, kekasih tercintaKu”


Ada juga dalam Injil Barnabas 492H mengatakan bahwa : Isa akan dianggapsebagai anak Allah hingga Muhamad datang

Nama Muhammad ternyata memang sudah ada di kitab Yahudi dan Nasrani seperti dalam Yeyasa, Kitab Habakuk.

Muhamad juga sudah disebutkan dalam kitab suci orang Hindu, Kitab Sama Veda, Antrava Veda dan Bhawisya Purana.

Selengkapnya mengenai artikel Kabar Gembira Diutusnya Nabi Muhammad SAW ini ada di Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis Jilid I tentang Kemukjizatan Fakta Sejarah dalam Alquran.


Lebih lanjut lihat :

Bukti Kenabian Muhammad SAW dalam Ensiklopedia Mukjizat Alquran Hadis

Bukti Kenabian Muhammad SAW dalam Ensiklopedia Mukjizat Alquran Hadis, Salah satu bukti kebenaran terbesar Nabi adalah prediksi terkait kejadian yang belum terjadi

berikut salah satu prediksi yang telah disampaikan sebelum Islam (rasulullah dan para sahabat waktu itu) mengalami masa kejayaan/kemenangan.


كَتَبَ اللَّهُ لأغْلِبَنَّ أَنَا وَرُسُلِي إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ

Allah telah menetapkan: "Aku dan rasul-rasul-Ku pasti menang". Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa. (QS AL-Mujadalah 58:21)

Lalu, jika Alquran itu karangan manusia, akankah ada berita ghaib (masa depan) seperti ini dalam Alquran?


Selengkapnya mengenai artikel Bukti Kenabian Muhammad SAW dalam Ensiklopedia Mukjizat Alquran Hadis ini ada di Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis Jilid I tentang Kemukjizatan Fakta Sejarah dalam Alquran.


Lebih lanjut lihat :

Bencana Umat Terdahulu Ensiklopedia Mukjizat Alquran Hadis

Mengenai Bencana Umat Terdahulu Ensiklopedia Mukjizat Alquran Hadis, Kata musibah dipergunakan dalam Alquran sebanyak 50 kali.

Ada enam bencana alam yang disinggung dalam Alquran :

  • Gempa
  • Banjir
  • Angin topan
  • Petir
  • Hujan Batu
  • Paceklik

Bencana dapat berupa Ujian atau siksa

Kita diwajibkan mengantisipasi dari bencana

Lalui Bencana dengan tawakal

Hikamah bencana :
  • Bukti Allah mencintai kita
  • Meningkatkan derajat
  • Agar tidak takabur dan tinggi hati
  • Agar lebih dekat pada Allah
  • Agar tahu bahwa Hanya Allah yang Maha Kuat
  • Agar kita tahu posisi kita di sisi Allah
  • Agar merindukan surga
  • Menumbuhkan solideritas kolektif

Selengkapnya mengenai artikel Bencana Umat Terdahulu ini ada di Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis Jilid I tentang Kemukjizatan Fakta Sejarah dalam Alquran.


Lebih lanjut lihat :

Alquran dan Peradaban Masa Lalu Ensiklopedia Mukjizat Alquran Hadis

وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتَابِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ

Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Qur'an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu (QS. Al-Maidah 5:48)

قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعًا الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ

Katakanlah: "Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; (QS. Al-A’raf 7:158)

Taurat berbahasa Ibrani, padahal pada saat Musa dan Bani Israil di Mesir masih menggunakan Bahasa Mesir (belum ada bahasa Ibrani)

Isa dan murid-muridnya menggunakan Bahasa Armenia, namun tidak ada Injil yang berbahasa Armenia.

Hanya Alquran hingga saat ini masih menggunakan bahasa aslinya......

Dari banyak penelitian dan penemuan diketahui bahwa :

  • Ummat manusia pada asalnya adalah satu ummat, kemudian ia berselisih
  • Seluruh agama pada awalnya adalah agama tauhid
Hal ini sesuai dengan (QS. Yunus 10:19)

Selengkapnya mengenai artikel Alquran dan Peradaban Masa Lalu ini ada di Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis Jilid I tentang Kemukjizatan Fakta Sejarah dalam Alquran.


Lebih lanjut lihat :

Penyaliban Nabi Isa Ensiklopedia Mukjizat Alquran Hadis

Fakta Penyaliban Nabi Isa Ensiklopedia Mukjizat Alquran Hadis, disebutkan bahwa dalam Injil Lukas diceritakan sebagai berikut :
Isa datang ke orang nasrani yang sedang memperbincangkannya sehingga membuat mereka kaget karena dikira melihat roh (sudah disalib), Kemudian Isa membuktikan dengan meminta makanan dan menunjukan kedua tangan dan kakinya.

Mereka sangat kebingungan tentang misteri ini, hingga Alquran menjelaskan dalam QS Al-Nisa 4: 157-158 yang artinya :

“dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan 'Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.

Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Selengkapnya mengenai artikel Fakta Penyaliban Nabi Isa ini ada di Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis Jilid I tentang Kemukjizatan Fakta Sejarah dalam Alquran.


Lebih lanjut lihat :

Kisah Dzulkarnain dalam Kemukjizatan Alquran

Cerita mengenai Kisah Dzulkarnain terdapat pada QS Alkahfi 18:83-98)

Kisah Dzulkarnain merupakan salah satu kisah dalm Alquran yang menggabungkan antara Ilmu dan Amal, antara hukum dan keadilan, antara ucapan dan perbuatan, antara pendapat dan musyawarah, antara hukum dan aturan hukum, antara kesabaran dan hikmah, antara kekuasaan dan kehormatan serta antara kekuatan rohani dan materi.

Ia Tokoh yang mendorong ditegakannya nilai-nilai keadilan di tengah-tengah masyarakat dan semua yang berada dalam kekuasaannya.

Di bawah naungannya Islam menjadi agama satu-satunya yang menghimpun semua kelompok dan individu

Selengkapnya mengenai artikel Kisah Dzulkarnain ini ada di Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis Jilid I tentang Kemukjizatan Fakta Sejarah dalam Alquran.


Lebih lanjut lihat :

Isyarat Ilmiah dan Medis terpenting terkait Ashabul Kahfi

Salah satu bukti ilmiah tentang mukjizat alquran dan hadis - kebenaran Alquran terdapat dalam kisah Ashabul Kahfi.

Kisah ini bertujuan untuk :

Menjelaskan akidah tauhid, QS. Al-Kahfi 18:14,
“dan Kami telah meneguhkan hati mereka di waktu mereka berdiri lalu mereka berkata: "Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi;
kami sekali-kali tidak menyeru Tuhan selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang amat jauh dari kebenaran".


Bukti teologi bangkit dari kubur dan kebangkitan di akhirat juga iman kepada Hari Kiamat seperti dalam QS Al-Kahfi 18:21,
“Dan demikian (pula) Kami mempertemukan (manusia) dengan mereka, agar manusia itu mengetahui, bahwa janji Allah itu benar, dan bahwa kedatangan hari kiamat tidak ada keraguan padanya”

Banyak isyarat yang terdapat pada konteks kisah penting ini, seperti isyarat ekonomi, sosial, ilmiah dan lainnya. Saat ini, fakta ilmu pengetahuan dan hukum alam yang berhasil diungkap, menjelaskan pada kita bahwa banyak sekali isyarat Alquran berkaitan dengan alam yang faktual. Sekaligus memberi petunjuk bahwa firman Allah mencakup pengetahuan segala sesuatu (Lihat. QS. Al-Furqon 25:6).

ISYARAT MEDIS & ILMIAH TERPENTING DARI KISAH ASHABUL KAHFI
(QS. AL-KAHFI:Surat ke 18)

ISYARAT ILMIAH UMUM

Gaya bahasa ilmiah tingkat tinggi dalam merangkum kandungan kisah terlebih dahulu (Ayat 9-12) kemudian baru menjelaskan rinciannya (Ayat 13-26)

Memperlihatkan ayat & kehebatan Allah pada mahluknya, ayat 9 :
“Atau kamu mengira bahwa orang-orang yang mendiami gua dan (yang mempunyai) raqim itu, mereka termasuk tanda-tanda kekuasaan Kami yang mengherankan?”
Maksud Allah berfirman demikian (Menurut Ibnu Katsir) adalah kehebatan kisah ini yang luar biasapun belum ada apa-apanya jika dibandingkan dengan kehebatan dalam penciptaan langit & bumi ini.

ISYARAT MEDIS

Ashabul Kahfi bisa dengan tenang dan tetap sehat tidur selama kurun waktu yang lama tanpa mengalami sakit & terluka. Semua itu disebabkan oleh beberapa faktor berikut:

Penonaktifan fungsi telinga
“Kami tutup telinga mereka beberapa tahun dalam gua” QS. 18:11.
Suara dari luar dapat membangunkan orang yang sedang tidur. Oleh karena itu, untuk sementara waktu fungsi telinga dinonaktifkan. Ini juga terkait dengan indra pendengar di telinga yang merupakan satu-satunya indra yang bekerja terus menerus dalam semua kondisi. Ia juga menghubungkan seseorang dengan sesuatu yang berasal dari luar.

Penonaktifan sistem dan jaringan aktif yang ada di rangka kerangka otak.
Jaringan ini terhubung dengan saraf tengkorak kepala kedelapan, yang merupakan bagian keseimbangan. Saraf ini mempunyai dua bagian, bagian pertama bertanggungjawab atas fungsi pendengaran. Bagian kedua bertanggungjawab atas fungsi keseimbangan dalam tubuh baik di dalam maupun di luar. Oleh karena itu Allah berfirman : “Kami tutup telinga mereka” (QS 18:11). Allah tidak berfirman “kami tutup indra pendengar mereka”.

Dalam kondisi penonaktifan, seperti dalam kasus pembiusan, seseorang bisa masuk ke dalam tidur yang dalam. Semua sistem operasioanl yang utama & sistem panas tubuhnyapun menurun seperti dalam kondisi tidur dan terputus dengan dunia luar.

Allah SWT berfirman : “Kami jadikan tidurmu untuk istirahat” QS. Al-Naba 78:9.
Kondisi ini menyebabkan dua hal, pertama, menjaga sistem tubuh mereka dari kehilangan fungsinya agar tetap hidup dan bekerja secara minimal. Ini seperti terjadi pada sel dan kulit luar yang terjaga pada kadar panas yang rendah. Sel & kulit itu berhenti berkembang meskipun masih hidup. Kedua, penonaktifan katalisator bagian dalam yang bisa membangunkan orang yang sedang tidur normal dengan perantara sistem yang telah disebutkan diatas, seperti perasaan sakit, lapar, haus atau mimpi yang mengejutkan.

Menjaga tubuh Ashabul Kahfi mereka dalam keadaan sehat secara medis dan melindunginya baik dari dalam maupun dari luar dengan cara berikut:
Pertama, membolak balik badan terus menerus selama tidur. QS 18:18: “Kamu mengira mereka itu bangun, padahal mereka tidur, Kami bolak balikan mereka ke kanan & ke kiri”. Ini supaya tanah tidak memakan tubuh saat tikar membusuk di kulit mereka. Juga saat paru-paru & pembuluh darah menggumpal. Seperti yang disarankan oleh
kedokteran modern dalam memberikan terapi pasien tidak sadar atau lumpuh.
Kedua, tubuh ashabul Kahfi & halaman gua menghadap sinar matahari dengan kadar yang seimbang & memadai di awal dan akhir siang hari untuk melindungi tubuh mereka dari kadar basah dan keracunan di dalam gua yang gelap, seperti dijelaskan dalam QS. 18:17, “Dan kamu akan melihat matahari ketika terbit, condong dari gua mereka ke sebelah kanan, dan bila matahari itu terbenam menjauhi mereka ke sebelah kiri sedang mereka berada dalam tempat yang luas dalam gua itu”. Subahanallah..
Ketiga, ada celah di atas atap gua yang menghubungkan halaman gua dengan dunia luar & memungkinkan gua mendapat cukup ventilasi dan cahaya, dijelaskan dalam QS. 18:18, “Mereka berada dalam tempat yang luas dalam gua itu”.

Keempat, perlindungan eksternal berupa rasa takut terhadap mereka. Allah menjadikan mereka dalam kondisi yang sangat asing, orang yang mendapati mereka seperti orang yang belum tidur tetapi tidak bangun. Keberadaan anjing yang berada di halaman pintu gua juga berperan dalam menjaga mereka.
Seperti firman Allah “sedang anjing mereka mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan (diri) dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi dengan ketakutan terhadap mereka”.
Kelima, Allah melindungi mata dan memberikan ketakutan pada mereka, firman Allah “kamu mengira mereka itu bangun padahal mereka tidur” terdapat isyarat ilmiah yang mendalam:

Jika mata terus menerus terbuka akan merasa sakit & memancing bakteri untuk masuk. Bila ini terjadi, kornea akan luka & mengalami masalah penglihatan.
Jika mata selalu tertutup akan mengalami pengerutan saraf mata karena tidak mengarah pada cahaya.
Dalam kondisi normal (bangun), membuka dan menutup berdasarkan siklus & bukan atas kehendak sendiri. Aktifitas ini dibantu oleh kelenjar air mata yang bisa mengeluarkan air mata bening yang mencuci mata & sekaligus menjaganya dari pengaruh luar yang berbahaya.
Kesimpulannya, Subhanallah..Allah SWT telah menyiapkan beberapa sarana dan faktor perlindungan alami untuk Ashabul Kahfi.

ISYARAT ASTRONOMIS

Isyarat ini terkait Tahun Syamsiyah dan Tahun Qomariyah. Lama waktu tidur Ashabul Kahfi di gua adalah 300 tahun masehi, ini setara dengan 309 tahun Hijriah. Karena selisih antara Syamsiyah dengan Qomariyah adalah 11 hari, jika dikalikan dengan 300 tahun maka hasilnya adalah 9 tahun. Total jumlahnya adalah 309 Tahun Hijriah. Hal ini bisa diketahui dari Firman Allah QS. 18:25, “Mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun (lagi)”. Ayat ini seolah memberi petunjuk akan adanya dua model penanggalan, Masehi & Hijriah. Ini seperti disebutkan oleh para ahli tafsir baik yang klasik maupun modern.
SUBHANALLAH,

Lebih lanjut lihat :

Bani Israil membuat keonaran dua kali


Dalam buku The Testament of Moses diceritakan bahwa Musa memberikan satu kitab pada pengikutnya  Yosua bin Nun yang menceritakan tentang apa yang akan terjadi pada orang Yahudi.



Kehancuran pertama orang Yahudi akan dilakukan seorang raja dari timur. Lalu dipimpin oleh seorang raja yang mengasihi mereka, namun mereka kembali bermaksiat kepada Allah, sehingga diutus raja dari barat untuk menghancurkannya untuk yang kedua kali.


Buku ini terkuak pada tahun 1861 di Kota Milan Italia. Buku tersebut ditulis pada abad ke 6 M. Sehingga manuskrip ini tidak diketahui oleh para penganutnya selama lebih dari 13 – 18 abad & hingga saat ini belum ditemukan manuskrip lain selain itu

وَقَضَيْنَا إِلَى بَنِي إسْرائِيلَ فِي الْكِتَابِ لَتُفْسِدُنَّ فِي الأرْضِ مَرَّتَيْنِ وَلَتَعْلُنَّ عُلُوًّا كَبِيرًا



Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israel dalam kitab itu: "Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar.“ (QS Al Isra 17:4)



Selengkapnya mengenai artikel ini ada di Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis Jilid I tentang Kemukjizatan Fakta Sejarah dalam Alquran.


Lebih lanjut lihat :

Mukjizat Alquran tentang Penciptaan Bumi dalam dua hari


اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ مَا لَكُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلا شَفِيعٍ أَفَلا تَتَذَكَّرُونَ

Allah-lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'arsy. Tidak ada bagi kamu selain daripada-Nya seorang penolong pun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa'at. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?
(QS. Al-Sajdah 32:4)

قُلْ أَئِنَّكُمْ لَتَكْفُرُونَ بِالَّذِي خَلَقَ الأرْضَ فِي يَوْمَيْنِ وَتَجْعَلُونَ لَهُ أَنْدَادًا ذَلِكَ رَبُّ الْعَالَمِينَ
وَجَعَلَ فِيهَا رَوَاسِيَ مِنْ فَوْقِهَا وَبَارَكَ فِيهَا وَقَدَّرَ فِيهَا أَقْوَاتَهَا فِي أَرْبَعَةِ أَيَّامٍ سَوَاءً لِلسَّائِلِينَ
ثُمَّ اسْتَوَى إِلَى السَّمَاءِ وَهِيَ دُخَانٌ فَقَالَ لَهَا وَلِلأرْضِ اِئْتِيَا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا قَالَتَا أَتَيْنَا طَائِعِينَ
فَقَضَاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ فِي يَوْمَيْنِ وَأَوْحَى فِي كُلِّ سَمَاءٍ أَمْرَهَا وَزَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ وَحِفْظًا ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ

Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat) demikian itulah Tuhan semesta alam".
Dan Dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni) nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya.
Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa". Keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka hati".
Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
(QS. Fushshilat 41:9-12)

Kitab-kitab samawi terdahulu (sebelum Alquran) menyepakati bahwa Allah Swt telah menciptakan langit, bumi dan segala isinya dalam waktu enam hari. Setelah itu Alquran memperkuat kenyataan ini dalam beberapa ayatnya.

Para mufasir berbagai madzhab berbeda pendapat tentang penafsiran ayat yang luar biasa mengagumkan ini.

Bab ini akan membahasnya berdasarkan ayat lain yang membicarakan penciptaan alam dan juga berdasarkan teori-teori ilmiah modern.

Menurut teori ilmiah, alam ini tercipta sebagai hasil dari ledakan alam yang dahsyat (para ilmuan menamakannya ‘Big Bang’) yang mengeluarkan seluruh materi alam. Pada Zero Hour, alam ini dahulu berbentuk titik materi yang sangat kecil, sangat panas dan padat, namun mereka tidak mengetahui secara pasti isi dari materi dasar yang menjadi awal munculnya alam ini, dan tidak mengetahui dari mana materi berasal serta mengapa waktu tersebut ditentukan agar materi meledak. Mereka juga tidak mengetahui apapun tentang keadaan alam sebelum mengalami ledakan.

Hal ini sudah ditegaskan dalam Alquran pada QS. Al-Kahf 18:51 :
مَا أَشْهَدْتُهُمْ خَلْقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَلا خَلْقَ أَنْفُسِهِمْ وَمَا كُنْتُ مُتَّخِذَ الْمُضِلِّينَ عَضُدًا

Aku tidak menghadirkan mereka (iblis dan anak cucunya) untuk menyaksikan penciptaan langit dan bumi dan tidak (pula) penciptaan diri mereka sendiri; dan tidaklah Aku mengambil orang-orang yang menyesatkan itu sebagai penolong.

Para ilmuan memperkirakan materi alam ketika pertama kali mengalami ledakan adalah berupa materi yang memiliki satu sifat yang tersusun dari satu energi alami. Setelah mengalami ledakan kemudian mengembang dan bergerak sangat cepat yang akhirnya memenuhi seluruh angkasa yang sebagian ilmuan berpendapat ruang dan waktu muncul seiring terjadinya ledakan tersebut.

Ketika pada temperatur 3000°C mulailah terjadi bentuk sederhana seperti quarks, lepton dan photon. Diperkirakan berlangsung selama 100.000 tahun.

Seiring berkurangnya temperatur pada alam, maka mulailah terbentuk atom dasar berupa proton, neutron dan elektron yang terbentuk dari berbagai macam quarks dan lepton sebagai hasil dari pengaruh energi alami yang berbeda-beda.

Di antara pernyataan para ilmuan yang menghebohkan adalah bahwa jumlah dan jenis quarks yang muncul dari ledakan besar ini menghasilkan jumlah proton dan elektron yang sama (seimbang) dan neutron yang cukup untuk membentuk alam semesta ini.

Kemudian dari tiga materi ini terdapat empat energi untuk mengatur aktifitas masing-masing lalu mengatur seluruh unsur pembentuk alam ini, yaitu energi nuklir kuat, energi nuklir lemah, energi elektromagnetis dan energi gravitasi.

Semua sudah terukur dengan rinci, jika jumlah proton melebihi jumlah elektron maka seluruh benda di langit akan memiliki muatan listrik, energi elektromagnetik menjadi lebih besar dan rotasi bintang tidak akan terjadi, atom-atom alam akan berterbangan ke berbagai arah sebab tidak ada kecocokan diantara unsur pembentuknya. Subhanallah ….
وَجَعَلْنَا السَّمَاءَ سَقْفًا مَحْفُوظًا وَهُمْ عَنْ آيَاتِهَا مُعْرِضُونَ
وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ

Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya.
Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya. (QS. Al-Anbiya 21: 32-33)

Alquran menyebutkan bahwa alam ini pada mulanya adalah materi dari bentuk asap, hal ini tertuang pada firman Allah Swt :

ثُمَّ اسْتَوَى إِلَى السَّمَاءِ وَهِيَ دُخَانٌ فَقَالَ لَهَا وَلِلأرْضِ اِئْتِيَا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا قَالَتَا أَتَيْنَا طَائِعِينَ

Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa". Keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka hati". (QS. Fushshilat 41:11)

Para ilmuwan telah menyatakan bahwa awan adalah wujud materi pertama yang disebut debu kosmis (cosmic dust) sebagai hasil dari ledakan alam yang besar. Kebenaran ilmiah ini tidak pernah disebutkan oleh berbagai kitab suci sebelum Alquran.

Dari sini hendaknya kita bertanya kepada orang-orang yang tidak beriman kepada Alquran, mungkinkah berita ini muncul 14 abad yang lalu kalau bukan dari Allah SWT.?

Alquran telah menerangkan dengan jelas dalam tiga ayatnya tentang hakikat ledakan alam yang besar, hakikat perluasan alam, dan hakikat lemahnya alam ini. Alquran juga menerangkan bahwa semua lapisan langit serta benda-benda angkasa yang terhampar di sana dahulu berupa satu gumpalan. Kemudian materi alam yang berupa gumpalan yang memenuhi alam dalam bentuk asap tersebut bercerai berai. Hal ini membuktikan kemukjizatan Alquran :

أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ أَفَلا يُؤْمِنُونَ

Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman? (QS. Al-Anbiya 21:30)

Di antara hal yang menguatkan bahwa materi alam ini berasal dari ledakan alam yang besar adalah petunjuk dalam Alquran bahwa alam ini selalu mengalami perluasan terus menerus.
Belum ada sama sekali kitab samawi terdahulu yang menyebutkan tentang perluasan alam ini.

وَالسَّمَاءَ بَنَيْنَاهَا بِأَيْدٍ وَإِنَّا لَمُوسِعُونَ

Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya. (QS. Al-Dzariyat 51:47)

Ayat lain yang menguatkan hipotesa ini adalah :

يَوْمَ نَطْوِي السَّمَاءَ كَطَيِّ السِّجِلِّ لِلْكُتُبِ كَمَا بَدَأْنَا أَوَّلَ خَلْقٍ نُعِيدُهُ وَعْدًا عَلَيْنَا إِنَّا كُنَّا فَاعِلِينَ

(Yaitu) pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati; sesungguhnya Kami lah yang akan melaksanakannya.(QS. Al-Anbiya 21:104)

Sebagian ilmuan berpendapat bahwa akan datang suatu masa yang ketika itu energi gravitasi dan unsur-unsur pembentuknya akan mendominasi energi pendorong. Saat itulah alam ini akan kembali seperti awal dan runtuh dengan sendirinya. ….Allahuakbar …semoga iman kita bertambah dengan jalan ilmu/informasi ini.

وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ وَالأرْضُ جَمِيعًا قَبْضَتُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَالسَّماوَاتُ مَطْوِيَّاتٌ بِيَمِينِهِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ

Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Maha Suci Tuhan dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan. (QS. Al-Zumar 39:67)

Di antara hal yang mencengangkan para ilmuan adalah pendistribusian yang teratur pada seluruh galaksi dalam segala penjuru alam yang berbeda, yang hanya terjadi ketika seluruh kompleksitas materi alam ini terdapat dalam satu waktu dan satu kepadatan dalam setiap tempat di alam ini.

Para ilmuan memperkirakan dengan kasat mata (dapat dilihat oleh mata manusia dengan menggunakan teleskop) jumlah galaksi yang ada di tata surya mencapai lebih dari 1.000 Milyar.

تَبَارَكَ الَّذِي جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوجًا وَجَعَلَ فِيهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيرًا

Maha Suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari dan bulan yang bercahaya.(QS. Al-Furqan 25:61)

Semua galaksi, planet dan bintang yang kita lihat terdapat dalam ruang kosong yang berotasi mengelilingi langit yang dekat (dengan bumi). Benda-benda angkasa yang terdapat pada langit yang dekat (dengan bumi) atau langit pertama itulah yang disebut oleh ilmuan dengan alam kasat mata. Barangkali apa yang dilihat oleh mereka melalui observatorium hanyalah sebagian kecil dari langit dunia ini, Maha Benar Allah yang berfirman:

فَقَضَاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ فِي يَوْمَيْنِ وَأَوْحَى فِي كُلِّ سَمَاءٍ أَمْرَهَا وَزَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ وَحِفْظًا ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ

Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.(QS. Fushshilat 41:12)

Alquran telah mendeskripsikan langit tujuh tersebut secara detil, hal ini sesuai dengan apa yang diungkapkan oleh para ilmuan dalam teori alam yang mengembang. Teori itu mengatakan bahwa batas antara alam yang berbeda-beda terbentuk dari beberapa kutub magnet, setiap kutub berasal dari bentuk terberat yang keberadaannya dikatakan oleh para ilmuan, namun sampai sekarang mereka belum menemukan apapun dalam benda-benda alam kasat mata tersebut. Maha Benar Allah :

وَبَنَيْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعًا شِدَادًا

dan Kami bangun di atas kamu tujuh buah (langit) yang kokoh (QS. Al-Naba’ 78:12)

رَفَعَ سَمْكَهَا فَسَوَّاهَاO أَأَنْتُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمِ السَّمَاءُ بَنَاهَا

Apakah kamu yang lebih sulit penciptaannya ataukah langit? Allah telah membangunnya,O Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya,(QS. Al-Naziat 79:27-28)

لَخَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ أَكْبَرُ مِنْ خَلْقِ النَّاسِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ

Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.(QS. Al-Mukmin 40:57)

Bumi sendiri pada saat pertama kali diciptakan merupakan bola berpijar yang berasal dari berbagai unsur-unsur berbeda, kemudian perlahan-lahan mendingin hingga menjadi beku dan membentuk kulit yang keras walaupun relatif sangat tipis jika dibandingkan dengan bagian dalamnya, jika Allah tidak mengokohkannya dengan gunung-gunung yang tertancap pada kulit bumi niscaya bumi akan selalu terguncang, Maha Benar Allah dengan FirmanNya:

وَأَلْقَى فِي الأرْضِ رَوَاسِيَ أَنْ تَمِيدَ بِكُمْ

dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu (QS. Luqman 31:10)

Berdasarkan penjelasan berbagai fakta ilmiah, kita dapat mamahami bahwa dua hari waktu penciptaan bumi dalam firman Allah:

قُلْ أَئِنَّكُمْ لَتَكْفُرُونَ بِالَّذِي خَلَقَ الأرْضَ فِي يَوْمَيْنِ

Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa
(QS. Fushshilat 41:9-12)

Adalah tenggat waktu terciptanya bumi sejak bentuk asap hingga berotasi pada porosnya secara tetap mengitari matahari dengan bentuk bola yang halus, yang memiliki permukaan menyerupai cairan.

Allah menyebutkan bahwa kejadian pertama dalam empat hari berikutnya dari enam hari waktu penciptaan adalah terbentuknya gunung-gunung di atas permukaan bumi, sebagaimana Firman Allah:

وَجَعَلَ فِيهَا رَوَاسِيَ مِنْ فَوْقِهَا وَبَارَكَ فِيهَا وَقَدَّرَ فِيهَا أَقْوَاتَهَا فِي أَرْبَعَةِ أَيَّامٍ سَوَاءً لِلسَّائِلِينَ

Dan Dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni) nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya.
(QS. Fushshilat 41:9-12)

Allah Swt memenuhi semua kebutuhan untuk berlangsungnya kehidupan, seandainya ada sedikit saja kekurangan dalam persyaratan kebutuhan tersebut maka akan dapat menghabiskan semua kehidupan.

Lalu berapa lamanya hari yang disebutkan dalam Alquran? Hingga kini para ilmuan belum bisa memberikan angka yang tepat untuk usia alam yang menurut perkiraan mereka adalah sejak terjadinya ledakan hingga sekarang usia alam telah mencapai 8 – 15 milyar tahun!!!

Hari hari yang disebutkan dalam Alquran (perhitungan Allah Swt) tidak lah sama dengan hari-hari menurut perhitungan manusia, Dia menentukan sekehendakNya.

Terkadang Allah mengumpamakannya dengan 1000 tahun,

وَإِنَّ يَوْمًا عِنْدَ رَبِّكَ كَأَلْفِ سَنَةٍ مِمَّا تَعُدُّونَ

Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu.(QS. Al-Hajj 22:47)

Atau dengan 50.000 tahun,

تَعْرُجُ الْمَلائِكَةُ وَالرُّوحُ إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ

Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun.(QS. Al-Ma’arij 70:4)

Atau terkadang seperti jutaan atau milyaran tahun seperti ketika Allah menciptakan bumi ini, namun yang perlu diingat adalah …. Alquran adalah yang pertama kali membicarakan tentang kerelatifan waktu dan tempat.

Ketika Allah Swt. Bertanya kepada manusia pada Hari Kiamat tentang berapa lama mereka tinggal di bumi? …. Jawabannya adalah hanya sehari atau setengah hari saja:

قَالَ كَمْ لَبِثْتُمْ فِي الأرْضِ عَدَدَ سِنِينَ
قَالُوا لَبِثْنَا يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍ فَاسْأَلِ الْعَادِّينَ
قَالَ إِنْ لَبِثْتُمْ إِلا قَلِيلا لَوْ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Allah bertanya: "Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?”,
Mereka menjawab: "Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.“,
Allah berfirman: "Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui.“ (QS. Al-Mukminun 23: 112-114)

Setelah mengetahui hal ini semua….akan sangat wajar jika kita yakin bahwa waktu enam hari dalam penciptaan alam ini belum berakhir ……. subhanALLAH.


Lebih lanjut mengenai penjelasan Buku Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis (maqdis), spek buku, contoh-contoh artikel (daftar isi), testimoni tentang buku, manfaat buku, contoh halaman & cover dan cara pemesanan silakan diklik.



Mukjizat Semantik Keselarasan Makna Alquran Hadist

Setiap kata yang terdapat dalam Alquran disebutkan berulang-ulang dengan kontruksi kata yang sangat indah, sistematis dan akurat, inilah Mukjizat Semantik Keselarasan Makna Alquran Hadist.

Sebagai contoh, saya ambil dari Buku Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis (maqdis) Jilid VII Kemukjizatan Sastra dan Bahasa Alquran Bab 14 Mukjizat Semantik Keselarasan Makna Alquran Hadist sebagai berikut:

Kata حَقَّتْ diulang sebanyak 5 kali dalam 4 surah (Yunus 33 & 96, Al-Nahl 36, Al-Zumar 71 dan Al-Mukmin 6), digunakan untuk mengungkapkan suatu ‘kebenaran’ yang akan menimpa terhadap orang kafir, fasik & tidak beriman
كَذَلِكَ حَقَّتْ كَلِمَةُ رَبِّكَ عَلَى الَّذِينَ فَسَقُوا أَنَّهُمْ لا يُؤْمِنُونَ
Demikianlah telah tetap hukuman Tuhanmu terhadap orang-orang yang fasik, karena sesungguhnya mereka tidak beriman (QS. 10:33)
إِنَّ الَّذِينَ حَقَّتْ عَلَيْهِمْ كَلِمَةُ رَبِّكَ لا يُؤْمِنُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang telah pasti terhadap mereka kalimat Tuhanmu, tidaklah akan beriman, (QS 10:96)
وَمِنْهُمْ مَنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ الضَّلالَةُ فَسِيرُوا فِي الأرْضِ فَانْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِينَ
dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).(QS 16:36)
وَلَكِنْ حَقَّتْ كَلِمَةُ الْعَذَابِ عَلَى الْكَافِرِينَ
Tetapi telah pasti berlaku ketetapan azab terhadap orang-orang yang kafir.
وَكَذَلِكَ حَقَّتْ كَلِمَةُ رَبِّكَ عَلَى الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّهُمْ أَصْحَابُ النَّارِ
Dan demikianlah telah pasti berlaku ketetapan azab Tuhanmu terhadap orang-orang kafir, karena sesungguhnya mereka adalah penghuni neraka.(QS 40:6)

Pasti penasaran bukan? Mohon maaf karena saya belum sempat menuliskan banyak contohnya disini, namun jika ingin mengetahui penjelasan lengkap dan detilnya artikel di atas silakan di Buku Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis (maqdis) Jilid VII Kemukjizatan Sastra dan Bahasa Alquran Bab 14 Mukjizat Semantik Keselarasan Makna Alquran Hadist.

Lebih lanjut mengenai penjelasan Buku Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis (maqdis), spek buku, contoh-contoh artikel (daftar isi), testimoni tentang buku, manfaat buku, contoh halaman & cover dan cara pemesanan silakan diklik.

Mukjizat semantik kedinamisan makna Alquran hadist

Saat ini ada segolongan orang yang coba menghujat Alquran (mereka biasanya tetap mengaku Islam lho, kenapa? Jika tidak, mereka pasti akan dinilai sebagai penista agama. Tetapi, karena mereka tetap mengaku Islam, maka kita sepertinya sedikit toleran, padahal...golongan inilah sebenar-benarnya penghancur agama bukan?) mereka berkata bahwa ada ayat Alquran yang sudah tidak relevan, penyetaraan hak laki-laki dan perempuan dalam waris, dalam persaksian dan sebagainya....padahal, dari penemuan mutahir mengenai hal ini secara ilmiah...banyak sekali bukti bahwa Alquran memiliki keagungan yang dinamis.

Oleh karena itu, supaya tetap terjaga iman dan keislaman kita secara benar...perlu mengetahui bukti nyata bahwa Hukum-Hukum Alquran itu sangat dinamis dan cocok disegala zaman dan hal ini membuktikan bahwa Alquran bukan karangan manusia.

Hal ini banyak diungkap dalam Buku Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis (maqdis) Jilid VII Kemukjizatan Sastra dan Bahasa Alquran Bab 13 Mukjizat semantik kedinamisan makna Alquran hadist. Berikut saya sampaikan beberapa contohnya:

Alquran memberikan perhatian terhadap hal/masalah yang baru muncul, sehingga ia seakan-akan diwahyukan di zaman modern...itulah kedinamisan Alquran.
Hukum dan undang-undang Alquran ada sejak zaman dulu dan bersifat kekal, seperti:

وَآتُوا الزَّكَاةَ tunaikanlah zakat oleh kalian (43) ... وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا (QS. 2:275)
Bahkan akan lebih baik dampaknya jika peradaban modern mengambil nilai positif dari nilai-nilai dasar agama. Bukankah banyak negara hancur karena praktek riba & tidak berjalan efektifnya system zakat?
لِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الأنْثَيَيْنِ bagi laki-laki dua kali bagian perempuan (QS. Al-Nisa 4:11)
Inilah keadilan yang selalu didengungkan Alquran, karena laki-laki punya kewajiban untuk menafkahi istrinya.

Pasti penasaran bukan? Mohon maaf karena saya belum sempat menuliskan banyak contohnya disini, namun jika ingin mengetahui penjelasan lengkap dan detilnya artikel di atas silakan di Buku Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis (maqdis) Jilid VII Kemukjizatan Sastra dan Bahasa Alquran Bab 13 Mukjizat semantik kedinamisan makna Alquran hadist.

Lebih lanjut mengenai penjelasan Buku Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis (maqdis), spek buku, contoh-contoh artikel (daftar isi), testimoni tentang buku, manfaat buku, contoh halaman & cover dan cara pemesanan silakan diklik.

Mukjizat makna Huruf-huruf terpisah Alquran hadist

Di dalam Alquran terdapat huruf-huruf netral (Mukjizat makna Huruf-huruf terpisah Alquran hadist) yang tidak memiliki arti, huruf – huruf tersebut merupakan kemukjizatan Alquran itu sendiri, huruf-huruf itu merupakan tantangan tambahan dari Alquran, karena huruf tersebut bukanlah huruf yang asing (semua huruf hijaiyah) namun dari huruf yang sederhana tersebut memiliki makna dan misteri yang dalam yang hanya diketahui oleh Allah Swt. Semua mahluk tidak ada yang dapat menyaingi hal tersebut.

وَإِنْ كُنْتُمْ فِي رَيْبٍ مِمَّا نَزَّلْنَا عَلَى عَبْدِنَا فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِنْ مِثْلِهِ وَادْعُوا شُهَدَاءَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Qur'an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Qur'an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar. (QS. Al-Baqarah 2:23)

Di dalam Alquran terdapat 29 surah yang diawali dengan huruf hijaiyah yang dibaca dengan terputus-putus. Ada yang diawali oleh satu huruf, dua huruf, tiga huruf dan lebih dari tiga huruf.

Mengenai makna dari huruf-huruf tersebut ada beberapa ulama yang mencoba menafsirkannya (berpendapat) dalam kitab-kitab tafsir yang dibuatnya.

Pasti penasaran bukan? Mohon maaf karena saya belum sempat menuliskan contohnya disini, namun jika ingin mengetahui penjelasan lengkap dan detilnya artikel di atas silakan di Buku Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis (maqdis) Jilid VII Kemukjizatan Sastra dan Bahasa Alquran Bab 12 Mukjizat makna Huruf-huruf terpisah Alquran hadist.

Lebih lanjut mengenai penjelasan Buku Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis (maqdis), spek buku, contoh-contoh artikel (daftar isi), testimoni tentang buku, manfaat buku, contoh halaman & cover dan cara pemesanan silakan diklik.
Prev home